Black Metal Dokumentar tayang di ISI Jogja semalam



Sabtu, 12 November 2016 | akhirnya rasa penasaran dengan film dokumenter karya Hernandes Saranella yang bertitel "WHERE DO WE GO" terlampiaskan pada acara screening di Gedung auvi lantai 3, Fakultas Seni Media Rekam ISI Yogyakarta.
Sayang sekali kami serombongan bertiga dari kawasan Jogja bagian barat agak telat sekitar 20 menitan, karena acara di mulai sesuai jadwal alias tepat waktu (mantap!! :D ), kebetulan ada beberapa temen-temen lain yang terlambat juga datangnya bareng kami, singkat cerita isi buku tamu kebetulan dapet nomer urut 40 an (wow..sepertinya rame nih di dalam), ternyata bener begitu masuk ternyata kursi udah keisi semua bahkan sebagain udah berdesak desakan di lantai bagian depan screen :( , dan kami pun kebagian di pojok bagian samping depan :v , bisa di bayangin nonton movie dari samping bikin leher agak-agak pegel :v .
Langsung ke review singkat aja yak karena ga nonton dari awal, pas kami nonton scene film ini pas adegan tentang band black metal yang mengusung genre bertemakan war, disini diperlihatkan sekilas sekilas video live maupun clip dari band band black metal indonesia yang bertemakan tentang "perang", ada warkvlt, rajam dsb, di lanjut dengan adegan lumayan bikin ngilu saat memasuki scene tentang Depresive black metal, adegan tangan di sayat dengan silet, dan melukis dengan darah :(, sampai bagian ini penonton masih anteng menikmati suguhan gambar gambar kelam dan backsound yang gelap, namun mulai terdengar beberapa komentar dan suara sedikit ketawa dari beberapa penonton saat memasuki scene Javanesse black metal, melihat testimonial dari personil "jolosukmo & Suwek mori", pengakuan yang lugu, lugas dan apa adanya tentang style musik mereka serta filosopy yg di angkat, tentunya di scene ini tentang pro kontra "black metal pocongan" dikupas habis oleh narasumber.


Film ini dikemas dengan warna hitam putih namun ada beberapa scene yg masih menggunakan dominan warna merah, pada penulisan lower thirt nya yg merah gelap sehingga agak kurang kebaca nama narasumber yg tertera atau mungkin karena nonton nya dari pinggir jadi baca nya susah :v , untuk subtitle bahasa inggrisnya jelas banget dibaca karena menggunakan warna putih, dan yang menarik adalah setiap perpindahan scene selalu dimunculkan artwork-artwork karya Supardi Usman yang kelam dan unik disesuaikan dengan tema yg sedang berjalan, scene penutup sebelum credit title, adegan seorang metalhead lengkap dengan Corpse Painted dan kostum lengkap dengan spike dan bullet belt berjalan di tengah perkotaan. Film ini bukan berkisah tentang perjalanan histori band band yg feature di dalamnya, namun lebih membahas tentang pandangan mereka tentang "APA ITU BLACK METAL" so kita nantikan lanjutan dari "Where do we go "
Acara di tutup dengan dialog tentang film ini, dengan narasumber Hernandes saranella dan Dony petek "immortal rites" . ( red - kelik - Cadas Post )


Black Metal Dokumentar tayang di ISI Jogja semalam Black Metal Dokumentar tayang di ISI Jogja semalam Reviewed by I Nyoman Sastrawan, SE on 8:09 PM Rating: 5
Powered by Blogger.