Aborted - Global Flatline

Artist : ABORTED
Title : Global Flatline
Format : CD
Year : 2012
Label : CENTURY MEDIA
Review : KRISNA BHASKARA
Rating : 8,8 / 10

Memperoleh album ini dari manajemen mereka di saat hunting band untuk ROCK IN SOLO, meski akhirnya tidak jadi ke ROCK IN SOLO (dan pada akhirnya mampir di Jakarta dengan turn-outs yang kurang maksimal), baiklah saya mendeskripsi apa yang saya simak dari album ini. Global Flatline adalah "brojolan" album ke 7, cukup jauh juga pengalaman saya dengan band ini mengingat saya hanya follow sampai pada Goremageddon (album ke tiga). Dan sungguh nyatalah, pengaruh modernisasi global pada musik metal merasuk di album ini.

Sebenarnya karakter ABORTED sejak awal sudah mengusung Brutal Death Metal dengan sound modern, cuman selang 3 album, karakter "Death Metal" menjadi "Extreme Metal" sangat menonjol di album ini. Kombinasi yang pas saat memasuki era millenium, terutama saat itu Death Metal dianggap 'mati suri". Dibuka dengan intro Omega Mortis, Skull Crushing Death Metal dengan packaging Modern Sound ala ABORTED dimulai. Title track menandaskan kemana arah mana ABORTED menuju: masih dengan stereotipikal umum yang menjadi standart (Brutal) Death Metal seperti : blast beats, low growl, super fast tempos, dan tentu tema gore. Tapi dengan pembaharuan di karakter sound yang modern, struktur lagu yang asyik dan bervariatif, dual vokal yang dinamis (oleh sang vokalis Sven), tidak membuat musik ABORTED menjadi " lempeng"dan 'mati ".

Track kedua yg bertitel dalam bahasa Rusia (?) dengan subtitle Origin Of Disease, cukup menarik. Menghadirkan guest vokal Julien (BENIGHTED). Tidak begitu menonjol karena konsep asal dual vocal dari Sven sang vokalis sudah nampak keren. Aborted melanjutkan menyebar 'wabah' Brutal Death Metal keji dengan track seperti Coronary Reconstruction dan Fecal Forgery dengan konstruksi Death Metal Modern.

Ke modern an itu semakin nampak pada lagu Of Scabs And Boils yang berjalan dengan tempo sedang, feels very metal core - ish . Sementara di lagu Vermicular Obscene Obese (yang justru menghadirkan Trevor nya THE BLACK DAHLIA MURDER) malah ngebut habis habisan dengan sound yang gemuk. another track dengan intro dan tempo kalem, mungkin paling kalem di album ini, Expurgation Euphoria, meski tetap dalam koridor Brutal Death metal dan nuansa horror. Cukup membuat kita rehat dari gegap gempita musik ABORTED.

Setelah itu kembali kita berpacu di nomor nomor From A Tepid Whiff, The Kallinger Theory. Dan tentunya di nomor favorit saya " Our Father Who Art Of Feces " yang menghadirkan Keijo (Rotten Sound). Selain keren, lagu ini adalah lagu ber "featuring " terbaik menurut saya.Grime featuring Jason ( Misery Index) , jadi agak bau MI tapi lagu ini punya bridge dengan solo gitar yang keren. Endstille lagu yang paling end juga menurut saya keren juga dengan sentuhan dan nafas progresif metal wajib kalian simak.Sebagai bonus edisi digipak , sebuah lagu dari album Engineering The Dead , "Nailed Through Her Cunt" direkam ulang dengan intro spoken yg memorable . It's time to come out of the cave , and feel the modernisation in Brutal Death Metal !
=================================================================================
Review CD:
Kirim ke:

Nyoman Sastrawan
Jl. Srikarya No. 1 , Denpasar - Bali , Indonesia

atau

Krisna Bhaskara
Perak Kota Baru I/ 14 A Tegal Yoso, Klaten - Indonesia

================================================================================

Indogrind Media Partner:
Solo Radio [ Kamis jam 22.00 ]
105,2 Bali Storm FM [ minggu jam 19.00 ]

Indogrind Aliansi:
Jogjakarta Corpse Grinder (JCG)

================================================================================

Web:
www.indogrind.blogspot.com
Fanspage:
www.facebook.com/IndogrindWebzine
Forum Group:
www.facebook.com/groups/darknesshour/

=================================================================================

Aborted - Global Flatline Aborted - Global Flatline Reviewed by I Nyoman Sastrawan, SE on 8:50 PM Rating: 5
Powered by Blogger.