Siksa Kubur - VII


Band : Siksa Kubur
Title : VII
Format : CD
Year: 2014
Label: Podium Music
Review : Sastrawan
Rate : 9/10

Fyuuhh,,, butuh waktu yang lumayan lama dengan terus mereview CD ini berulang-ulang. Dan memang sedikit tersentak dan kaget dengan warna musik Siksa Kubur yang demikian berubah dan brutal!
Album ke tujuh sekaligus diberikan sebagai title album ini berisikan sebelas track setan. Ga usah membayangkan warna warna musik seperti Back to Vengeance ataupun Eye Cry. Kalian tak akan menemukan rif rif semanis dulu disini. Yang akan kalian temukan adalah kebrutalan absolut dan melody melody gagah berani.
Untuk sekian kalinya Siksa Kubur bongkar pasang personel tak menyurutkan ataupun menjadikan penghalang mereka menciptakan sebuah karya sakit. Dalam CD ini; Siksa Kubur memaksa para penggemarnya untuk mengikuti perubahan alur musik mereka, seperti halnya sewaktu era "The Carnage" ke "Back to Vengeance".
Sebagai band death metal teraktive merilis CD, Siksa Kubur juga mampu terus bertahan sebagai band death metal papan atas indonesia. Salute buat bro Andre Tiranda \m/
Siksa Kubur; memang benar benar menyiksa kuping saya sedari awal track. Saya pikir akan ada intro melow atau apalah yang mendayu-dayu gitu. Ehlahdalah... track "Kejam" menjadi pembuka album ini dan memang asli kejam di pukul hangus oleh Adit sang penggebuk drum tampan idola gadis-gadis metal tanah air :p dengan rovel pendek kemudian disertai blastbeat cakep.
Kali ini Andre berbagi sisi dengan Baken melibas distorsi full berisik dan keruh. Untuk Rudi sang vokalis baru sudah nampak mengimbangi permainan maut personel lainnya. Dan malahan sedikit merubah karakter Siksa Kubur ke arah yang beda dari biasanya, lebih parau, high growl namun masih nampak jelas artikulasi lirik yang doi bawakan. KEJAM!!!
Growl lantang membuka sesi track nomer dua; "Mati Yang Kuberi" di tangkap lead gitar Andre dengan gagah beberapa saat, lalu memberi nafas sejuk Rudi untuk meluapkan amarahnya dengan beberapa rif rif. Semakin nampak jelas porsi porsi gitar antara Andre dan Baken yang selalu sempat berbagi sisi. Keren lagu ini, rapi, raw, full distorsi, amarah dan brutal tentunya.
Satu track buat kaum Hedonis yang suka hura hura dan pesta pora; "Seringai Tipis Hedonis" galak menghajar dengan grinding tempo sedang namun menohok. Di pertengahan lagu, rovel rovel pendek kembali mencungkil telinga saya untuk kesekian kalinya dan disambut sautan lead gitar menyayat genderang telinga saya, damn! Di akhir lagu, pola chorus gitar mengamini.
"Dunia Terkubur" menjadi track nomer empat memberi saya sedikit nafas intro lalu di hajar kembali dengan blasting Adit. sautan lead gitar dalam lagu ini mengingatkan saya pada lagu lagu Morbid Angel di album "Altar of Madness". Trey Azzagthoth dan Brunelle.
"Sonata Insomnia" adalah yang di daulatkan menjadi track ke lima ini bergulir lurus sejenak, namun kelurusan itu di habisi kembali oleh rovel cakep. Yang biasa begadang alias ga bisa tidur lagu ini mungkin menjadi obat tidur mujarab bagi kalian :v
Ketika ada kebencian yang memuncak yang ditimbulkan oleh suatu hal yang merugikan suatu pihak, maka terciptalah suatu "Benih Dendam". Entah itu mengandung hal positive maupun negative, yang jelas hukum alam ini nyata. Sebagai track ke enam, lumayan bikin geregetan untuk menyimak lagu-lagu Siksa Kubur ini lebih dalam.
Sebuah lagu yang didedikasikan untuk bumi Papua, "Honay". Sebuah jeritan lara pesakitan penduduk negeri yang akan sumber emas itu akan kekejaman para pengeruk hasil sumber tanpa memberikan secuilpun pada penduduk setempat, Honay adalah sebuah rumah khas Papua yang berbentuk mirip seperti telur ber atapkan jerami. Mereka kalian biarkan miskin, sementara bangsa lain yang mengeruk hasil alam mereka, berbanding terbalik dengan Jakarta yang setiap detik terbangun bangunan menjulang tinggi hasil dari royalti sumber alam tanah Papua, penderitaan rakyat yang tak kunjung henti.
Nah lagu "Nirwana Dalam Kaca" cucok buat para malaikat- malaikat dadakan yang sering muncul dalam televisi kalian. Dimana dia sering menjanjikan surga pada kalian kelak. Dan sudah selayaknya manusia indonesia kerap di bodohi hal- hal tersebut sehingga di butakan matanya untuk melakukan hal-hal di luar nalar manusia, ASU!
Struktur lagu digeber dengan tempo rata rata air namun full variasi serta pattern pattern asik buat pogo, silahkan cari surga kalian dalam TV kawan, namun lupa mengucapkan kata syukur.
Seperti halnya dalam judul track lagu berikut, nampak liar dan cantik namun membuat penasaran. "Jalang" mengisyaratkan menakalan sebuah profesi namun kehidupan sosial masyarakat membenturnya. Duet down stroke kejam di balut dengan lilitan melody penyebar dosa.
Wow, aroma rif rif thrash metal era tahun 80an di geber di awal lagu "Tahan Banting". Hentakan drum yang dutak dutak khas band band old school kali ini di kemas menarik, ini lagu keren brada...
Tak lupa sebagai penutup album, Siksa Kubur membawakan satu lagu dari band thrash metal legendaris asal Italia, Necrodeath. "Choose Your Death" sebagai siksaan terakhir sebelum anda menikmati surga. Di cover dari album klasik yang masuk daftar buruan CD saya "Fragments of Insanity" tahun 1989.

Track List:

01. KEJAM
02. MATI YANG KUBERI
03. SERINGAI TIPIS HEDONIS
04. DUNIA TERKUBUR
05. SONATA INSOMNIA
06. BENIH DENDAM
07. HONAY
08. NIRWANA DALAM KACA
09. JALANG
10. TAHAN BANTING
11. CHOOSE YOUR DEATH (NECRODEATH COVER)




=================================================================================
Review CD:
Kirim ke:

Nyoman Sastrawan
Jl. Srikarya No. 1 , Denpasar - Bali , Indonesia

atau

Krisna Bhaskara
Perak Kota Baru I/ 14 A Tegal Yoso, Klaten - Indonesia

================================================================================

Indogrind Media Partner:
Solo Radio [ Kamis jam 22.00 ]
105,2 Bali Storm FM [ minggu jam 19.00 ]

Indogrind Aliansi:
Jogjakarta Corpse Grinder (JCG)

================================================================================

Web:
www.indogrind.blogspot.com
Fanspage:
www.facebook.com/IndogrindWebzine
Forum Group:
www.facebook.com/groups/darknesshour/

=================================================================================

Siksa Kubur - VII Siksa Kubur - VII Reviewed by I Nyoman Sastrawan, SE on 7:02 PM Rating: 5
Powered by Blogger.