Moses Bandwidth - Emptiness, Loneliness, Sadness


Band : Moses Bandwidth
Title : Emptiness, Loneliness, Sadness
Format : CD
Year: 2014
Label: Cavalera Records
Review : Sastrawan
Rate : 9/10

Jika kemaren kemaren mereview kalangan death metal, death metal dan death metal. Mari kita istirahat sejenak dengan yang satu ini, mungkin dapat menenangkan pikiran anda yang sumpek akan berita berita seputar capres, perang dan hujat hujatan ga bermakna.

Disini saya punya CD Moses Bandwith asal indramayu, Jawa Barat rilisan label ngapak Cavalera Records. Sepintas saya pikir CD ini beraliran black metal jahat atau death metal berdarah darah, nampak dari cover mereka terdapat logo yang sangat berakar cerminan band band death metal/black metal. Namun apa yang saya jumpai di dalamnya?

Kalo saya pribadi mendiskripsikan band ini adalah band beraliran gothic. Yak, gothic pemirsah... Garis umum seperti band band gothic lainnya semacam Within Temptation, Nightwish, Theater of Tragedy, etc. Ber lead vokal wanita, yeaahhhh... yummy crunchy gitu deh suaranya. Serenyah skrispi ayam goreng tepung cepat saji dan segurih kuah soto Lamongan :D

Meski banyak elemen elemen musik lainnya yang nimbrung disana, tetap rootnya gothic. Tipikal gothic happy sound semacam Nighwish atau Within Temptation hahaha

Dalam album ini, ada sebelas track manis semanis gula batu di sajikan apik dengan sound kristal serta balance antara instrument maupun vokal. Struktur lagu juga sangat baik, tak ada tanda tanda rif rif yang bertele tela yang membuat bosan, satu point terpenting dalam album ini; suara mbak vokalis ini sangat cantik sekali... kalo cuman Nikita Willy sih lewaaattttt :p

Diawali sebuah intro permainan keyboard bertajuk The Opera Has Begun, yang kemudian di iringi track selanjutnya Time to Amigos, track ber bahasa inggris ini bergulir cantik secantik mbak Melros sang vokalis wanita ;)

Tomorrow And Sorrows menjadi track ketiga solo vokal diiringi wall piano klasik sarat kesedihan serta melow melow gitu T.T
Track ke empat berjudul Just We do meluncur ceria dan energik, cucok kalo di nyanyikan sama girls band korea kayaknya :D
Chopin Nocturne #20 jadi track ke 5, kembali dengan piano suram memenuhi ruangan ruangan kosong. Sebuah mimpi yang buruk.
Salah satu lagu favorite saya di album ini track ke 6; berjudul Our Last Home. Disini terasa sekali mbak vokalis benar benar mengekpresikan kualitas suaranya, di temani oleh screaming setan mengesankan band ini emang band metal asli, dan bukan band top forti :v
Lanjut di title Emptiness Loneliness Sadness yang ciamik juga, luar biasa pattern vokal semacam membentuk karakter di luar musik itu sendiri. Masuk banget ini lagu sedih. Menangislah sekarang jika memang menangis itu perlu. Distorsi gitar selalu menjadi dinding tebal selain alunan keyboard.
Track ke 8 ini sama seperti track ke 4, Just We Do hanya saja ini versi single, beda beda tipis di intro.
intro Denting Kuantum ini mengingatkan saya pada band gothic asal Spanyol; Golgotha album Melancholy keluaran Repulse Records tahun 1995, benar benar membius dan membuat malammu sunyi nan kelam. Lagu ini menjadi track paling menarik diantara lainnya.
Selanjutnya masih lagu Just We Do dengan versi Acoustic.
Lagu penutup didaulat Prosa Dawai Layla; berbentuk duet menyanyi laki laki dan perempuan, diiringi gitar akustik. Ok sip.
Satu hal yang saya benci saat mendengarkan album ini adalah mixing nya balance, saya hanya mendengarkan suara merdu mbak vokal di sisi kiri speaker saya, damn! begitu saya matikan speaker kiri, yang kanan terdengar lirih sekali. paling ga imbang lah biar suara cantik mbak vokal benar benar ditengah.
Selain itu semua sangat baik dan bagus, bagi penggemar gothic atau metalhead yang sedang dilanda kegalauan di putus pacarnya atau tim sepak bolanya kalah atau juga capresnya kalah silahkan anda beli CD ini, lumayan bikin anda tidur nyenyak ga pakek mendengkur :v
Track List:

01. The Opera Has Begun 02:50
02. Time to Amigos 05:39
03. Tomorrow and Sorrow 05:34
04. Just We Do 05:58
05. Chopin Nocturne #20 03:39
06. Our Last Home 05:21
07. Emptiness Loneliness Sadness 06:09
08. Just We Do (single version) 04:59
09. Denting Kuantum 05:22
10. Just We Do (acoustic) 03:57
11. Prosa Dawai Layla 04:42
54:10



=================================================================================
Review CD:
Kirim ke:

Nyoman Sastrawan
Jl. Srikarya No. 1 , Denpasar - Bali , Indonesia

atau

Krisna Bhaskara
Perak Kota Baru I/ 14 A Tegal Yoso, Klaten - Indonesia

================================================================================

Indogrind Media Partner:
Solo Radio [ Kamis jam 22.00 ]
105,2 Bali Storm FM [ minggu jam 19.00 ]

Indogrind Aliansi:
Jogjakarta Corpse Grinder (JCG)

================================================================================

Web:
www.indogrind.blogspot.com
Fanspage:
www.facebook.com/IndogrindWebzine
Forum Group:
www.facebook.com/groups/darknesshour/

=================================================================================

Moses Bandwidth - Emptiness, Loneliness, Sadness Moses Bandwidth - Emptiness, Loneliness, Sadness Reviewed by I Nyoman Sastrawan, SE on 9:13 PM Rating: 5
Powered by Blogger.