Rezume - Fragment Of Blessedness Spermicide


Artist : REZUME
Title : Fragment Of Blessedness Spermicide
Format : CD
Year : 2013
Label : PRIME CUTS MUSIC
Review : KRISNA BHASKARA
Rating : 8,5 / 10

Sex Death Metal. Kombinasi musik Brutal Death dengan tema tema /bumbu seksualitas tentunya bukan barang baru. Apalagi kemudian muncul"genre baru" ,Slamming Death Metal yang rasanya tidak pernah jauh dari labeling Sex Death Metal. Labeling macam begini bisa membawa dampak positif maupun negatif. Yang negatifnya, banyak peminat musik extreme metal (terutama yang belia) lebih tertarik pada tematik seksualitas nya daripada musikalitas nya, REZUME; band muda ganas dari pulau dewata pun mengalami imbas yang sama. Padahal musikalitas mereka menampilkan lebih dari sekadar itu. Mari kita cek album pertama mereka, Fragment Of Blessedness Spermicide !

Dirilis label spesialis extreme Death Metal dari Australia ( Prime Cuts Music), REZUME mengawali album dengan kata yang diucapkan secara sensual, Tiamicine 500 mg (antibiotik untuk penyakit kelamin). Mereka kemudian masuk dengan part part ngebut Brutal Death Metal (yang memang core nya Slamming Death metal), baru kemudian 'patah-patah' Slamming nya muncul di tengah nya. Sekilas, mereka nampak seperti 'just another Slamming Death metal band'. Tapi coba cermati, cukup banyak pernak pernik teknikal yang ditampilkan untuk membuat lagu lagu mereka tidak standart. Squirt Orgasm, lagu dengan aransemen ruwet, kaya dengan riff riff Death Metal 90an dan permainan bass yang atraktif dari Gustra. Masochism Sexual, punya part part slam yang asyik di tengah tengah tempo-ngebut-ya.
Begitu juga Vaginal Impalement, selain part slam yang asyik, ada terselip tone tone progresif. Fucking Every Hole yang merupakan stok lama sebenarnya juga sudah menunjukkan bukan tipikal band 'slamming ' Death Metal. Distimulasi Payudara (juga lagu Fingering Orgasm) membuat REZUME dikenali sebagai band Indonesia karena intro dan konversasi di sela lagu menggunakan bahasa Indonesia, di tengah tengah 'lenguhan lenguhan' hahaha. Untung 'lenguhan lenguhan' hanya dipakai untuk membumbui lagu, REZUME cukup pintar untuk itu.
Trus saya juga respek REZUME tidak asal pake intro intro dari film porno murahan murahan, karena itu membuat band itu ikut menjadi 'murahan'.
Fingering Orgasm juga dilengkapi dengan solo gitar dari Didot nya Born By Mistake, meskipun di lagu lagu lain juga dilengkapi solo gitar atau lick lick pelengkap! Cek lagu Butchered Internal Organs yang berdurasi paling pendek tapi kaya dengan lead guitar. Ini menunjukkan REZUME bukan musisi Death Metal yang cuma bermodal 3 kord. Harapan saya, REZUME di next albumnya, rekaman di studio yang lebih decent dan lengkap (meskipun yang ini udah sangat layak) mixed dan mastering di studio yang lebih keren, agar 'kelihatan nyata' apa yang mewarnai dan membalut Slamming Death Metal mereka makin nampak nyata!
Pasti ada alasan kenapa REZUME sampai tur berkali kali ke Australia (tahun ini yang ke empat kalinya) dan sedang merancang rencana tur ke Eropa ! Tanpa disupport media media musik mainstream raksasa di negeri kita , REZUME berjalan gagah membawa bendera Indonesia :)

=================================================================================
Review CD:
Kirim ke:

Nyoman Sastrawan
Jl. Srikarya No. 1 , Denpasar - Bali , Indonesia

atau

Krisna Bhaskara
Perak Kota Baru I/ 14 A Tegal Yoso, Klaten - Indonesia

================================================================================

Indogrind Media Partner:
Solo Radio [ Kamis jam 22.00 ]
105,2 Bali Storm FM [ minggu jam 19.00 ]

Indogrind Aliansi:
Jogjakarta Corpse Grinder (JCG)

================================================================================

Web:
www.indogrind.blogspot.com
Fanspage:
www.facebook.com/IndogrindWebzine
Forum Group:
www.facebook.com/groups/darknesshour/

=================================================================================

Rezume - Fragment Of Blessedness Spermicide Rezume - Fragment Of Blessedness Spermicide Reviewed by I Nyoman Sastrawan, SE on 7:34 PM Rating: 5
Powered by Blogger.