Cryptopsy - Cryptopsy

Band : CRYPTOPSY
Title : Self Titled
Format : CD
Year : 2012
Label : Defen Society / Cryptopsy
Review : Krisna Bhaskara
rate :9,5/10

Saya hampir tidak mengikuti perjalanan band yang saya "temukan" di akhir 90-an ini. Begitu saya men'declare'kan betapa dahsyatnya None So Vile, saya hanya berlanjut sampai pada Whisper Supremacy. Sudah menjadi "tabiat" saya, menemukan, membuktikan dan meninggalkannya ketika sesuatu itu menjadi "hip".
Saya hanya mendengar suatu ketika album The Unspoken King, Cryptopsy melakukan 'perubahan' drastis. banyak personil berganti dengan wajah baru, begitu pula dengan alur musiknya. Meski pukulan Flo Mounier selaku originator Cryptopsy masih terjaga , akan tetapi seolah Flo "lelah" bermain brutal technical Death Metal. Masih technical, tetapi dengan sentuhan"modernisasi". Bahkan sampai ada yang menyebut Cryptopsy kini menjadi metal-core. Dan itu mengecewakan banyak penggemar Cryptopsy.
Sedikit sekali yang mengagumi nya sebagi bentuk progress atau kemajuan. Nearly, that album come close to the end point for Cryptopsy.
Mungkin hal ini disadari juga oleh Flo Mounier bahwa menjadi bukan diri sendiri adalah hal yang salah. Apalagi ketika Jon Levasseur, salah satu mastermind di None So Vile , etc. kembali ke band ini. Gayung bersambut, jadilah album Cryptopsy terbaru, yang bertitel sama; Cryptopsy. (ada penjelasan tentang hal ini di akhir review. ed)
Disambut dengan cover yang "mengecoh" karena berkarakter "metal-core", bukaan awal lagu Two Pound Torch, sebuah intro megah yang menandai kehadiran kembali sang monster. Langsung sang Hyper Blaster kembali menghajar telinga, dengan komposisi teknikal yang tidak bisa dibandingkan dengan band teknikal manapun. Mark my words, THE MONSTER IS BACK !!!
Matt Mc Gachy, sang pendatang baru seolah membawa kembali warisan sang pendahulu, Lord Worm! And that's nice!!! Two Pound Torch diakhiri patron slamming yang seolah "mengingatkan" generasi slamming, ini lho main slamming dengan teknikal yang benar hehehe
Shag Harbour's Visitors dikemas dengan medium beat dengan blasting sana sini dengan teknikaliti yang superb yang seolah menunjukkan sang maestro sudah menempati singgasana nya kembali.
Red Skinned Scapegoat, jangan tanya lagi, brutalitas ketemu teknikalitas tingkat tinggi dan hey ada interlude jazzy yang unik yang mengingatkan saya pada apa yang dilakukan Cranial Incisored ... jangan -jangan .. hehehe
Damned Draft Dogma mengajak kita kembali pada karakter karakter awal Blasphemy Made Flesh, Well, takut mengulangi kalimat kalimat repetitif pada lagu lagu seperti Amputated Enigma, The Golden Square Mile, Ominous, Cleansing The Hosts, saya mengambil intisari dari lagu lagu berikutnya: bahwa semua lagu di album ini benar benar superb dalam banyak hal, technical Death metal yang luar biasa , brutalitas yang dieksibisi dengan luar biasa pula melalui teknik dan juga hyper-blastingnya Flo Mounier.,aransemen musik yang super keren juga kompleks, twisted chaotic technicality khas Cryptopsy.
Dan lihat, saya kembali melakukan pengulangan kalimat/kata kata secara repetitif hahaha
So to Close, if you worship the technicality in Death Metal, you should own this gem from the masters!!! if you're dying for brutality, the self titled album of Cryptopsy is the true essence of brutality!!!! I have warned you, THE MONSTER IS BACK !!!

CATATAN : begitu review selesai saya tulis, datang informasi yang saya dapat dari tautan Bimo Undying tentang surat terbuka dari Jon Levasseur di www.metalinjection.net tentang kenapa dia bergabung lagi dengan Cryptopsy (meski akhirnya hanya untuk album ini, dan setelah itu dia resign lagi). Dan di surat itu seperti memberi penjelasan rasa penasaran kita tentang proses album ini. dan sayangnya, Jon Levasseur masuk hanya untuk " meluruskan" jalan Cryptopsy yang sempat tersesat di album sebelumnya. Sayang memang akhirnya dia resign lagu. Mari berharap Cryptopsy tetap ada dijalan yang benar setelah ini!!!

www.facebook.com/indogrind
www.indogrind.net
send your CD for review to: JL. Srikarya No. 1 | Denpasar - Bali | Indonesia
Cryptopsy - Cryptopsy Cryptopsy - Cryptopsy Reviewed by I Nyoman Sastrawan, SE on 8:00 PM Rating: 5
Powered by Blogger.