Darkness Hour #3 review



DARKNESS HOUR 3
( SPORTHALLKRIDOSONO JOGJAKARTA , 13 JANUARI 2011)

live report : KRISNA BHASKARA photos COURTESY OF: ARDIANA PUTRI SISWANTO
Ini sebuah event gagasan dari Dede Suhita dari Inhuman Art .Dede Suhita , pegiat scene metal di Indonesia ,yang besar dan membesarkan scene metal Jogjakarta rupanya punya keinginan "pulang kampung " dengan menggagas sebuah event bertajuk Darkness Hour 3 . Ya ini merupakan sebuah event seri ketiga yang memang selama ini digelar di Jogja. Saya ingat yang serie pertama , tapi lupa yang mana yang kedua hehehe.
Tapi sudahlah mari kita fokus pada Darkness Hour # 3 ini yang juga menghadirkan band ( death?) metal dari Australia , HUMONIC.here's the review ...
Seperti biasa , saya berangkat dengan rombongan Holy Flesh dan kali ini bersama dengan Rezza dari Helleluyah merchandise. Sempat mengalami ban bocor , saya sempat berpikir wah kita bakalan terlambat nih ... tapi sampai venue ternyata Humonic sedang cek sound . yang artinya masih cukup waktu buat siap siap .seperti biasa saya bertemu dengan pak dodik Ever Groove dengan timnya .Tentunya ekspektasi saya sama ketika menyaksikan Hellnation yang luar biasa yang berlangsung di tempat yang sama .karena dengan komposisi yang hampir sama , persiapan yang sama, harapan saya mudah mudahan jadi kenyataan. antusiasme yang sama minimal yang saya harapkan .
Lepas ngobrol sama Dede dan beberapa teman teman , saya bersiap siap. Dan yang saya suka dari teman teman Jogja ini adalah persiapan yang prima , jauh sebelum acara mulai , band band yang akan tampil sudah siap di backstage . sehingga kita gak perlu nunggu , all set , tinggal nunggu aba aba. So it is done ! Let's get it on !
FADHALIUS , ada di urutan pertama , memainkan gothic doom metal , yang membuat band ini menjadi istimewa , mengingat mungkin mereka masih satu satunya band gothic di scene Jogja saat ini.Dengan lagu lagu yang catchy , personil yang berjumlah 7 orang ini selalu tampil dengan kualitas prima. dan selalu ada kejutan dari band ini dari 3 kali saya menyaksikan mereka . Di Darkness Hour 3 , sang vokalis cowok di lagu ke 4 turun ke depan panggung . bukan untuk stage diving , tapi melakukan tarian api sementara vokalis cewek dan teman teman lainnya bermain di atas panggung sebagai encore . Luar Biasa!!



DAMNATION , band lama aset Jogja tampil dengan brutal death metal style yang sangat popular di era 90 an . Tak hanya itu mereka juga featuring Doni Iblis ( Funeral Inception ) yang dateng ke Jogja khusus untuk perform bersama band ini sekaligus untuk ngobrolin kekacauan tur Impiety hehehe
DEADLY WEAPON , brutal grind dengan edge death metal . dan selalu tampil dengan kualitas top notch dan kali ini dengan full line up. seorang kenalan yang rupanya penasaran ama sempat tanya siapa band ini , padahal dia orang jogja hehehe
TENGGOROKAN , brutal death dari Kediri . tampil maksimal dan meyakinkan . dan nampaknya tidak seperti komrat nya di Kediri , Tenggorokan tidak terlalu mengumbar teknik bermusik.
NOSFERATU , anak anak kegelapan dari Jogjakarta tampil keren juga dan nampak nyata mereka sudah memiliki " kerajaan' ( baca : fanbase) sendiri. Bahkan Lagu mereka " lidah pandora" namapak sangat diakrabi puluhan metalhead yang berheadbang di depan mereka .



SERIGALA MALAM , satu satu band hardcore yang tampil di event ini sangat antusias menguras energi penonton yang ikutan berpogo bareng mereka . always on the top band ini.
HUMONIC , yes band Australia ini ditaruh di tengah dengan pertimbangan sekuritas . 4 bule gundul dengan vokalis raksasa hehehe . sekilas outfit mereka bukan tipikal band death metal . dengan jenggot panjang sampai dada , saya melihat outfit mereka lebih pas untuk band sounthern rock / metal. Tapi ya mari kita simak penampilan mereka . karena kali pertama ini juga saya melihat dan mendengar musik mereka .HUMONIC
setahu saya ,band ini di album awalnya bergenre metalcore . namun semenjak materi berikutnya , dengan menggunakan drummer AA battery ( eks Funeral Inception) , band ini jadi luar biasa ngebut dan brutal .cukup oke , meski gitarisnya mengalami gangguan dan sepertinya stage jadi terlalau kecil buat mereka berempat.



Band ini boleh lah tapi lebih asyik lagi kalo lagu mereka terdengar samapi di sini dulu dalam artian
album mereka sudah bisa didapatkan disini . Bagaimana kita mau menikmati musik dari band yang sama sekali belum pernah kiat dengar. Mudah Mudahan Dede Suhita bis memfasilitasi album mereka bisa didpatkan disini.
DEVOURED , yang tampil setelah Humonic mendapatkan suasana crowd malah jadi cooling down . jadi meski brutal , sambutan untuk Devoured malah sepi sepi.
TROJAN , satu rombongan dengan Humonic , tampil menggila dengan death metalmodern yang mengarah ke deathcore deathcore gitu..pantesan Rio Rotrrovore mengambil band asal Bali ini masuk dalam roster label nya.
ERROR SCREAM , satu kandang dengan Trojan ,memainkan grindcore yang tebal dengan nuansa death metal tapi dengan benang merah grindcore . kenceng , dan main dengan bersih.
VENOMED , jelas tidak bisa dipungkiri , adalah new rising star di dunia ( death ) metal Jogja. Dengan Pandu ( eks Brutal Corpse) yang menjadi vokalis tetap mereka mengosak asik circle pit. Meski akhirnya saya tidak tuntas menyaksikan mereka , karena saya terus berbincang bincang dengan Dede Suhita , tentang scene metal di Indonesia saat ini , klarifikasi soal cerita miring seputar DYNG FETUS he he ,sampai pengalaman Dede di Australia .
Setekah itu , akhirnya saya ngobrol dengan banyak teman , mulai dari kabar MISERY INDEX yang akhirnya dipindah Ke Jogjakarta , dan karena itu INFERNAL REVULSION ( jepang) kita tunda kedatangannya ke JOgjakarta karena mepetnya Waktu.
Untuk acara yang di gelar pada hari kamis , 500 metal head yang hadir sangat luar bias bagi saya .
Senangnya melihat perkembangan metal di Jogjakarta dan sekitarnya ! Cheers buat Dede and temen temen JCG yang udah mengupayakan event ini. Semoga semakin mebuka kerja sama Indonesia dan Australia di bidang metal he he he \M/

picture by putri

www.facebook.com/indogrind www.indogrind.net
Darkness Hour #3 review Darkness Hour #3 review Reviewed by I Nyoman Sastrawan, SE on 8:57 AM Rating: 5
Powered by Blogger.