DYING FETUS at ROCK IN SOLO IV SUMMER METALFEST






Siapa sih metalhead Indonesia yang nggak nunggu Dying Fetus ?khususnya fans death metal ? Dying Fetus adalah salah satu band besar yang memberi pengaruh besar dalam pembentukan karakter death metal Indonesia , selain Suffocation tentunya.

Trio asal Maryland ( sekitar Washington D.C. , bukan Texas sperti yang sudah tersebarkan kemaren) tanggal 17 September 2010 memberi warna tersendiri di metalfest tahunan bernama ROCK IN SOLO . ROCK IN SOLO tahun ini memasuki episode yang ke 4 .
Dengan Dying Fetus sebagai headlinernya.Sebuah perhelatan yang luar biasa , sebuah event yang saya berani sebut event metalfest terbesar di Indonesia!!! karena selama ini segala bentuk musik fest di Indonesia ini ,meski dengan embel embel musik rock ataupun
dengan simbol simbol musik rock/metal , namun sajiannya sangat rancu dan jauh berbeda. Hanya Rock In Solo , sebuah metalfest yang benar benar konsisten dengan konten di dalamnya!!!
Balik ke Dying Fetus , ini memang bukan review event Rock In Solo IV ! The Think kolektif , selaku promoter acara ini memberi kehormatan kepada saya untuk menjadi Liason Officer bagi Dying Fetus ! sebuah tugas yang membanggakan sekaligus menjadi beban bagi saya !
That's why saya tidak bisa menyajikan review event ROCK IN SOLO IV ! karena saya tidak secara full berada di Stadion Sriwedari. Yang saya bagikan disini adalah fakta fakta yang mungkin tidak terekspos dari penampilan Dying Fetus di event ini.
Dijemput di Bandara Adi Sucipto , Dying Fetus datang bersama Pak Dodik yang kebetulan diperbantukan untuk show di Bali. Cukup keder juga ketemu langsung sama mereka ! Apalagi mereka dalam kondisi kurang tidur... tapi saya nekad nekad aja ! berbasa basi , berkomunikasi dengan
mereka bukan hal gampang karena show di Bali selesai jam 2 , jam 5 harus sudah siap siap ke bandara. saya hanya memberitahu skedul kegiatan mereka termasuk cek sound. begitu tahu mereka mendapat drum set sendiri, mereka menyatakan mau cek sound.



Di Bali , mereka share drum set
dengan performer lain dan tidak mengeluh. bahkan Pak dodik cerita ke saya , DI Bali Trey Williams ( drums) ditegur seniornya , John Gallagher( gitar/vokal) dan Sean Bosley ( bass/vokal), karena Trey mengeluhkan masalah alat. John dan Sean bilang ke Trey bahwa teman teman Bali sudah mengupayakan
yang terbaik buat Dying Fetus. Di perjalanan ke Solo , di Klaten , mereka saya pamerin baliho yang memasang foto mereka dan mereka cuma bisa " whoaaaa cool man ".
Sesampai di hotel , saya memberitahukan bahwa apa yang mereka butuhkan ( equipment) Promoter Solo sudah menyiapkan untuk mereka. Begitu John tahu dia mendapatkan marshall ampeg jc 2000 , dia bilang ok that's fine by me I don t need to do sound check . dia pilih istirahat aja .Demikian juga Sean begitu dapat apa yang ia inginkan , dia juga memutuskan untuk istirahat dulu. Cuman omongan Sean yang bikin kita GR , This is the first time I get the gear that I want ... hehehe .. salut deh buat The Think! akhirnya yang berangkat untuk Check sound adalah Trey. saya bilang ke Trey , kita siapkan drum set yang dia inginkan , kecuali untuk cymbal nya , kita bisa menyiapkan jumlah dan ukuran , namun merk nya beda. Namun Trey pun bilang that's ok ...dan sekali lagi pak dodik menyanggupi menyediakan cymbal merk yang dinginkan Trey tanpa pikir panjang.
setelah breakfast , Dying Fetus bertemu dengan Stefanus Adjie dan Pak Victor Juliano selaku promoter. dari obrolan sambutan dan yang lain lain , disepakati juga press conference di undur dari jam 2 jadi menjelang Dying Fetus tampil yaitu jam 8 malem. mereka mau tidur dulu.
Setelah siap siap , sekitar jam 10 kami berangkat ke stadion Sri Wedari . Sepanjang jalan saya dan bimo( LO Dying Fetus juga) ngobrol sama Trey .Mulai dari Dying Fetus , sampai scene di Maryland. O ya Trey adalah satu satu nya personil Dying Fetus yang nanyain nama saya ..hehehe... . kita ngobrol soal gimana Dying Fetus, tentang bahwa sebenarnya tidak pernah ada permusuhan antara John Gallagher dan Jason Netherton ( Misery Index) . Mereka adalah sahabat karib sejak kecil , jadi isu keributan keduanya hanya dibesar besarkan oleh press. bicara pertemanan sejak kecil , jadi inget kisah pertemanan antara gitaris SK dan bos Rottrevore records ....wkwkwkwk....
Trey juga cerita , meski Maryland dikenal punya band besar seperti Dying Fetus , Misery Index hingga Criminal Element, dan punya Maryland Deathfest, scene di sana tidak sebesar yang dibayangkan orang. bahkan band lawas Trey ( Severed Head) pernah ditonton gak lebih dari 27 orang saja !!! wah jadi inget kampung halaman saya nih , banyak yang mengira kota tempat saya tinggal punya scene besar padahal ....
Sampai di venue , Trey ketawa tawa liat bahwa mereka bakal main di stadion sepak bola ,dan makin girang ketika lihat suasana di dalam Venue, dia bilang John dan Sean pasti senang banget nih !!! Dan Trey pun dengan gembira menyiapkan set drum nya. dibantu kru the Think ( uzil DFL cs) , persiapan set drum berlangsung dengan menyenangkan dan sangat akrab.Sambil nunggu Sholat Jumat , ngobrolngobrol dan foto foto dengan beberapa fans mengalir lancar.Untung ada pak dodik yang jadi sound engineer mereka di Bali , permintaan Trey untuk teman temannya sudah dihandle dengan baik! O ya permintaan khusus itu adalah hanya instrument tertentu yang terdengar di monitor masing masing dan itu udah dipahami pak dodik saat di bali!
Setelah itu , kami kembali ke hotel , untuk kembali ke venue jam 19.30. Untuk itulah saya tidak tahu perjalanan Rock In Solo IV , dimana ngeri juga denger Tragical Memories mengajak Doni Iblis ( Funeral Inception) mengcover lagu Suffocation. Bagaimana Opium mengobral abrik second stage ,dengan punggawa punggawa Bandung ber mosh pit ria untuk Opium dan juga untuk Devoured yang sudah bangkit dari mati surinya. Bagaimana masih banyaknya orang tercengang dengan gaya musik Cranial Incisored ! Bagaimana my beloved daughter yang baru 2 tahun secara reflek berheadbanging ketika Komunal mulai menggoyang panggung...hahaha . I miss those things but duty is still a duty!
menjelang keberangkatan , karena miskomunikasi saya ditegur oleh Trey karena mereka terlambat ke venue...maaf bro hehehe! dan itu memang kesalahan kami selaku LO mereka , dan itu membuat kami hampir ditinggal Dying Fetus hahaha..
masuk venue jam 8 an , membuat press con diundur after show ..selama persiapan , karena security di tenda artis kurang tegas , banyak yang tidak berkepentingan yang masuk ke tenda . meski tergangggu mereka melayani dengan tenang. Saat itu Siksa Kubur sedang perform , Trey yang ada di belakang box ampli , pemanasan sambil mengikuti beat beat yang dimainkan prama ( Siksa Kubur) , terutama pada lagu cover Suffocation , Depths OF Depravity. Sean pun menyempatkan keluar dan menyimak Siksa Kubur , dan berkomentar " This one is really good , what's the name of the band ?" tentu saya jawab dengan bangga this is Siksa Kubur. dan ketika Andre saya pertemukan dengan John Gallagher , John di dalam tenda
pun secara detail ternyata memperhatikan permainan Siksa Kubur , hal itu yang membuat Andre berkaca kaca ha ha ha...
Saatnya tiba .. , tiga personil Dying Fetus naek ke panggung , sedikit waktu untuk setting ( secara itulah pertama kali Sean dan John naik ke panggung ha ha ha). Untuk itulah Sean berterima kasih sama Adia dan Arya yang " do the talking" sementara mereka bersiap ha ha ha




o ya karena durasi mereka memangkas 3 lagu untuk show di Solo .. Tanpa basa basi , Dying Fetus menghajar dengan Praise The Lord ( Opium For The Masses), yang langsung disambut gegap gempita oleh massa Rock In Solo. Berheadbanging , slam diving , apapun ekspresi fans mereka , termasuk diam terpaku menyaksikan idolanya. Yah banyak yang diam terpaku , ada yang memanfaatkan perangkat digitalnya untuk mengabadikan moment
ini , mungkin juga ada yang terkesima sambil berkata dalam hati ( "ini mimpi bukan ya ,... saya menyaksikan Dying Fetus di depan mata saya " ). Persis seperti yang alami saat menyaksikan Suffocation di Jakarta dulu. Your Treachery will Die with you jadi pilihan selanjutnya setelah Sean membuka komunikasi. lagi lagi penonton dibuat terkesima dan seolah tidak percaya ini Dying Fetus yang lagu lagunya mereka dengerin di rumah. Nomor favorit We Are Your Enemy pun diturunkan dilangkah selajutnya ... woah meski saya suka karakter vokal Jason Netherton , tapi Sean sudah menggantikan posisinya dengan berhasil. giliran track berikutnya John mulai ikutan ngomong meski gak banyak. Skull Fucked pun dihantarkan , mosh pit mulai menghangat ,
tubuh tubuh mulai melayang di atas kepala. Selanjutnya Sean bertanya , ada ngga fans Dying Fetus old school ... dan itulah pembukaan ketika mereka akan membawakan sebuah nomor dari Infatuation With Malevolence (album kedua Dying Fetus) , Eviscerated Offspring !!!! Fuck ,man !!! Inilah lagu pertama kali yang saya denger dari band ini dan membuat saya tergila gila dengan band ini!!! Hell yeah , F*ck yeah , ( ng*nt*t lo semua ?????... kwkwkwk) ini moment yang tak terbayangkan ... tidak pernah saya lupakan .. karena Eviscerated Offspring - lah , ( yang saya denger di sebuah cd kompilasi ) membuat saya menjadi penggila musik brutal groove death metal nya Dying Fetus!!!
John Mulai terpancing , dia beberapa kali merangsek ke depan panggung... dan beberapa kali dia minta circle pir besar ... dan dia mendapatkannya!! Homicidal Retribution,lalu One shot , One Kill ( nomor yang terus diteriakkan penonton) digeber habis,beberapa kali Trey ( drums) mengangkat tangan dengan ceria memperlihatkan kepuasan !!! Saya tidak ingat pada lagu Raped On The Altar , Justifiable Homicide ,atau di Killing On Adrenaline permintaan John big circle pit terpenuhi .. take a break bentar buat minum ... Dying Fetus melanjutkan dengan Grotesque Impalement dan menutup dengan encore Kill Your Mother / Rape Your Dog !!!! Meski lelah , tapi tetep aja penonton minta tambah .. tapi apa daya ... mimpi yang jadi kenyataan ini sudah berakhir !! Dying Fetus harus segera press con dengan teman teman media .. dan lagi lagi kesusupan fans yang cukup merepotkan kita!!



Setelah kelar , kami segera menuju ke hotel , dan di perjalanan Sean menagih janji untuk berhenti di Solo Grand Mall. Karena saya berjanji , mampirlah kami di SGM untuk mengabadikan baliho besar Rock In Solo IV dengan foto Dying Fetus !!! Beberapa fans yang beruntung sempat berfoto foto dengan Dying Fetus ,yang meski lelah mereka mau melayaninya !!! Di Hotel pun mereka pun sudah dihadang beberapa fans yang minta tanda tangan dan foto.. dan tetap dilayani dengan baik !!!
Karena tugas saya kelar , saya pun berpamitan dengan Trey dan John!!! Terimakasih Dying Fetus yang turut menorehkan sejarah dalam dunia metal Indonesia !!! Dan Menjadikan Rock In Solo menjadi metalfest terbaik di Indonesia saat ini !!! Terimakasih The Think Organizer untuk kesempatannya !!! Sungguh saya bangga terlibat di perhelatan berskala nasional ini !!! salute !!
Terimakasih semua metalhead yang hadir yang membuat momen ini menjadi bersejarah !!! Sampai jumpa di Rock In Solo V !!!














Indogrindistro menyediakan beragam kaos metal import/lokal, CD import/lokal, Hoody import serta pernik-pernik asli/bukan bajakan, agar kamu kelihatan lebih percaya diri dan Metal! klik disini
www.facebook.com/indogrind www.indogrind.net
DYING FETUS at ROCK IN SOLO IV SUMMER METALFEST DYING FETUS at ROCK IN SOLO IV SUMMER METALFEST Reviewed by I Nyoman Sastrawan, SE on 10:58 AM Rating: 5
Powered by Blogger.