Lipan’s Kinetic Promo Tour 2009

Cranial Incisored – Spider’s Last Moment – Lex Luthor The Hero
28 – 29 November 2009


the hellavila squad on SPBU di daerah tol cipularang


Mengawali gebrakan perdana rilis album Lex Luthor The Hero “A Random Act Of Violence” (28 February 2009) yang dilanjutkan dengan rilisnya “A New Tradition” dari Spider’s Last Moment (31 Maret 2009), Hellavila Records memegang perilisan “Lipan’s Kinetic” dari Cranial Incisored di Indonesia (09 September 2009) selain juga dirilis secara internasional via Symphonic Blast Production (Malaysia) dan juga BVT Recs (Korea Selatan).
Dalam rangka mendukung perilisan Lipan’s Kinetic dan memperkenalkan Hellavila Records kepada publik, maka diadakanlah Lipan’s Kinetic Promo Tour 2009 dengan line up utama Cranial Incisored yang menggandeng another Hellavila squad, Spider’s Last Moment dan Lex Luthor The Hero.
Bertolak dari Jogjakarta pada tanggal 27 November 2009, rombongan dijadwalkan untuk menjadi headliners pada acara “Young Progressive Blood” (Toba Dream – Jakarta Selatan) dan “Metal Attack Festival” (Outdoor Jl. R.E Martadinata – Ciputat).


Lipan’s Kinetic Promo Tour 2009
27 November 2009, 21.00
Jl. Alamanda – Gejayan Jogjakarta to Jakarta Selatan
Rombongan dijadwalkan untuk bertolak dari Jogja pada pukul 21.00 dari kost Kartiko Pandu (Spider’s Last Moment) menggunakan bus.
Nampak peserta tour mulai berdatangan sejak pukul 20.00 disertai barang bawaan yang banyak (Hardcase, Softcase, Merchandise, blablabla). Saya dan beberapa teman sempat bergidik ngeri membayangkan apa jadinya jika kami jadi berangkat menggunakan elf (minibus yang biasa dipakai jasa travel) dengan bawaan sebanyak itu (pada awalnya kami berencana menggunakan elf sebelum akhirnya diputuskan menggunakan bus).
Total personil 17 orang termasuk Wisnu Peach 6012 (Sound Engineer), Dimex Angry Neighbor (Guitar Technician), Kontas (Finance), Agung (Photographer), dan Robby (Cameraman).
21.00 dan rombongan siap menginvasi Jakarta!

Lipan’s Kinetic Promo Tour 2009
27 November 2009, 23.48
RM Grafika – Gombong
Perjalanan terhenti beberapa menit sebelum pergantian hari dikarenakan ada kerusakan pada bus. Sempat berusaha mengakali dan memperbaiki, driver dan co-driver menyerah dan mengabari dealer di Jogja untuk dikirim bus pengganti. Terpaksa rombongan berhenti meneruskan perjalanan. Diperkirakan bus pengganti akan datang sekitar pukul 03 dinihari, maka beberapa dari kami memutuskan untuk makan (dan nge-bir) lalu tidur.
Perkiraan meleset, bus pengganti datang sekitar pukul 04.15 dan kami juga masih harus menunggu bus tersebut mengganti ban terlebih dahulu. Rasanya lelah sebelum mulai..

Lipan’s Kinetic Promo Tour 2009
28 November 2009, 13.00
SPBU daerah Cipularang
Karena perjalanan yang terhambat di Gombong, plan awal kami untuk beristirahat sebelum menuju Toba Dream terpaksa batal. Soundcheck dijadwalkan pada pukul 14.00 sedangkan kami masih belum sampai Jakarta. Akhirnya kami memutuskan untuk rehat makan siang di SPBU terdekat yang kami lewati di sepanjang tol untuk kemudian menetap di Toba Dream sampai acara selesai.

Lipan’s Kinetic Promo Tour 2009
28 November 2009, 14.35
Toba Dream – Jakarta Selatan
Setelah beberapa kali telepon untuk memastikan jalan, akhirnya rombongan sampai di Toba Dream. Café and Resto ala Batak yang merupakan kepunyaan Viki Sianipar ini menjadi venue pertama kami dalam promo tour ini. Tanpa basa – basi, Lex Luthor The Hero langsung didaulat untuk melakukan soundcheck yang dilanjut dengan Spider’s Last Moment dan Cranial Incisored. Selesai soundcheck, rombongan terpaksa mandi di Toba Dream untuk menghemat waktu.
Acara yang dijadwalkan mulai pukul 16.00 ini molor hingga dimulai pukul 17.30 dan dibuka oleh Lex Luthor The Hero. Sayang sekali merchandise dari Lex Luthor The Hero tertinggal di Jogja, sehingga paket penjualan menarik yang ditawarkan oleh Hellavila Records terpaksa menghapuskan Lex Luthor The Hero dari sale item nya.
Next, Spider’s Last Moment menjadi band kedua yang memanaskan Toba Dream kali ini. Dengan latar belakang screen berisi footage Richard James Edward (Manic Street Preachers), Manics menjadi closing act mereka yang memukau.
Band selanjutnya yang menjadi penutup sesi pertama Young Progressive Blood adalah Van Java. Konsep progresif yang mereka tawarkan sebenarnya bukan barang baru. Lagu berdurasi panjang dengan instrumental yang lebih menonjol dengan duo gitar bersahut-sahutan. Yang menarik dari mereka bagi saya waktu mereka membawakan cover Enter Sandman dari Metallica. Selebihnya saya seakan kekenyangan disuguhi ribuan lick gitar yang serba cepat dari mereka.
Ok. Sesi pertama yang ditutup dengan sebuah instrumental panjang dari Van Java dilanjutkan dengan sebuah dialog interaktif mengenai musik progresif yang dipandu oleh mbak Yanti dari RRI pro2 dengan narasumber mas Rikon dari Indonesian Progressive Society dan mas Didik dari Sound Up Magazine. Sebelum dialog ini dimulai, Aryo (Spider’s Last Moment), Pandu (Spider’s Last Moment), dan Hafidh (Lex Luthor The Hero) selaku penggagas Hellavila Records diberi kesempatan untuk memperkenalkan Hellavila Records kepada publik yang hadir.
Sesi musikal kedua dibuka dengan penampilan dari In Memoriam, another progressive act dari pihak tuan rumah Jakarta yang kali ini minus vokalis dan drummer sehingga memakai drummer additional dari band Pilot. Personil lainnya pun saling bergantian mengisi part vokalnya. Celetukan – celetukan konyol pun sering terlontar dari keyboardis dan bassisnya. Benar-benar menghibur.
Sebelum Cranial Incisored mengakhiri show kali ini, Ghaust, band post-metal dengan personil dua orang, menyuguhkan musik instrumental yang cantik dengan sound yang heavy dan terkadang ada beat-beat hardcore di sela-sela musiknya. Sedikit kendala teknis pada gitar yang terus-menerus mengeluarkan noise feedback nampak tidak menyurutkan Uri Putra & Co untuk menampilkan performa terbaiknya.
The last ! Cranial Incisored, band veteran Jogja ini akhirnya mendapat kesempatan untuk menjajal Jakarta setelah selama lebih dari 1 dasawarsa mereka belum pernah menginjakkan kakinya di scene Jakarta. Senang rasanya melihat mereka mampu membuat orang yang hadir terperangah kagum akan musikalitas mereka yang memang diluar kebiasaan. Total 11 lagu mereka bawakan dari album Lipan’s Kinetic dan Rebuild : The Unfinished Interpretation of Irrational Behavior. Sebenarnya saya ingin sekali melihat mereka membawakan Double Talkin’ Jive dari Guns N Roses untuk lagu covernya, namun tampaknya Friday I’m In Love dari The Cure memang sudah tak tergantikan lagi. Whatever, apapun yang mereka bawakan, mereka sukses besar membawa identitas musisi Jogja yang diluar jalur kepada publik Jakarta.

Lipan’s Kinetic Promo Tour 2009
29 November 2009, 01.05
Rumah Aryo Baskoro (Spider’s Last Moment) – Pamulang
Lelah setelah seharian beraktivitas, rombongan transit menginap di kediaman Aryo Baskoro. Rombongan bergantian mandi dan melepas lelah. Saya (Lex Luthor The Hero), Halim Budiono (Cranial Incisored), dan Aryo Baskoro (Spider’s Last Moment) memilih untuk updating tour diary di myspace maupun facebook masing-masing band, sebagian lagi memilih tidur, yang lainnya memilih menikmati rokok dan Intisari (miras favorit lokal, tapi di Jogja juga ada).

Lipan’s Kinetic Promo Tour 2009
29 November 2009, 10.30
Outdoor Jl. R.E. Martadinata Ciputat
The Hellavila Squad dijadwalkan untuk soundcheck di Outdoor Jl. R.E. Martadinata Ciputat pada pukul 09.00. Namun factor kelelahan akibat perjalanan kemarin membuat semua rombongan agak sedikit bermalas-malasan dan terlambat bangun. Tercatat pukul 9 lebih rombongan baru meninggalkan rumah Aryo. Begitu kami sampai di venue, band pertama sudah mulai main. Kami terpaksa tidak soundcheck dan hanya mengamati stage yang disediakan dan spesifikasi alatnya. Acara bertajuk Metal Attack ini kalau tidak salah menghadirkan 26 band dan dimulai pada pukul 11.00. Sekilas jadi teringat Jogja Brebeg yang kebetulan juga diselenggarakan di Jogja pada hari yang sama. Secara kehadiran, nampaknya scene Tangerang lebih militant, terbukti mereka rela datang dari awal acara padahal saat itu panas sekali mengingat tempat acara diadakan di sebuah tanah kosong penuh dengan sampah.

Lipan’s Kinetic Promo Tour 2009
29 November 2009, 12.14
Pondok Indah Mall
Mengingat kami diplot sebagai closing act yang mana itu berarti kami naik setelah break maghrib, maka kami memutuskan untuk refreshing jalan-jalan. Semula kami ingin menonton gigs lain di sini, maka Halim mengontak Arian 13 (Seringai) untuk menanyakan gigs yang mungkin kami datangi saat itu. Seringai ada jadwal main hari itu, namun ternyata mereka main pukul 20.00. Siksa Kubur juga perform hari itu, namun info yang kami dapat samar-samar. Maka pilihan lainnya Mall. Lucu juga rasanya 17 orang dengan dresscode serba hitam menyambangi Pondok Indah Mall. Agar tidak terlihat mencolok (mungkin lebih cocok dibilang norak), kami membagi rombongan ke dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil. Jalan-jalan kali ini diakhiri dengan makan di bakmi Gadjah Mada di Pondok Indah Mall pada pukul 4 sore dan langsung menuju venue karena kami dikabari bahwa jadwal berubah.

Lipan’s Kinetic Promo Tour 2009
29 November 2009, 17.05
Outdoor Jl. R.E. Martadinata Ciputat
Kami tiba di venue tepat satu band sebelum Lex Luthor The Hero naik panggung. Set up alat sebentar di back stage, Lex Luthor The Hero naik dan melakukan sound check dadakan sebentar sebelum memulai aksinya. Total 5 lagu dibawakan, dan hanya Bunuh Teman Bermuka Dua saja yang dibawakan dari album A Random Act Of Violence. Sisanya adalah materi baru.
Next, Spider’s Last Moment yang unjuk taring. Sedikit terhambat pada sound output yang beberapa kali mati sehingga suara yang keluar hanya mono, mereka membawakan trilogy terbaru mereka dengan gagah. Sayang sekali aksi mereka terpaksa dihentikan pada trilogy yang terakhir karena adzan maghrib. Namun bagi saya tetap saja mereka menampilkan performa yang prima.
Jeda maghrib ternyata dilanjutkan sampai isya’ karena venue berdekatan dengan masjid. Jadi kami memanfaatkan waktu yang ada untuk melepas lelah sebelum Cranial Incisored naik panggung.
Setelah jeda, In Memoriam yang juga menjadi headliner pada Young Progressive blood naik panggung. Kali ini mereka dengan formasi lengkap. Barulah saya bisa menikmati performa mereka yang lebih prima dari sebelumnya.
Cranial Incisored on stage pada pukul 19.30 lebih. Namun kali ini mereka mengurangi durasi performnya dengan mengurangi set list lagu mereka menjadi 8 lagu saja. Vokalis Didiet Henry berulangkali mengeluhkan betapa sulitnya melihat moshing pada tiap act Cranial Incisored hingga merangsang beberapa metalheads maju dan berheadbanging sejenak. Mungkin mereka bingung bagaimana cara ber-headbang yang baik dan benar untuk mengimbangi keagresifan Halim & Co. No big deal, bro. you guys are all still fukkin awesome. Terbukti mereka yang menonton dalam diam pun terlihat asik menyimak Cranial Incisored beraksi.
Gigs kali ini ditutup oleh veteran grindcore Jakarta, Tengkorak. Dapat dipastikan massa pun merangsek maju dan berheadbangingn ria. Kendala di gitar tidak menyurutkan para metalheads untuk tetap menyaksikan Tengkorak mengakhiri shownya.

Lipan’s Kinetic Promo Tour 2009
29 November 2009, 24.00
Rumah Aryo – Pamulang to Avila Studio – Jogjakarta
Setelah performa yang menguras sisa-sisa tenaga (namun menyenangkan), kami kembali ke rumah Aryo untuk packing dan makan malam sebelum kembali ke Jogja. Perjalanan pulang terasa lebih ringan dan hanya sekali transit di daerah Jatilawang-Banyumas untuk MCK.
Tuntas sudah gelaran Promo Tour di Jakarta-Tangerang kali ini. Promo Tour Lipan’s Kinetic ini dimulai sejak 17 November 2009 silam dan baru pada tanggal 28-29 saja yang menggandeng another Hellavila Squad. Untuk kejelasan Lipan’s Kinetic Promo Tour, silahkan cek myspace.com/cranialincisored
Best regards,

Reported by
Dozan Alfian – Lex Luthor The Hero
Myspace.com/lexluthorthehero

at Pondok Indah Mall

setelah batal cek sound di ciputat


Indogrindistro menyediakan beragam kaos metal import/lokal, CD import/lokal, Hoody import serta pernik-pernik asli/bukan bajakan, agar kamu kelihatan lebih percaya diri dan Metal! klik disini



Lipan’s Kinetic Promo Tour 2009 Lipan’s Kinetic Promo Tour 2009 Reviewed by I Nyoman Sastrawan, SE on 3:47 PM Rating: 5
Powered by Blogger.